KUNJUNGAN TEKNIS DARI DELEGASI THE GENERAL ADMINISTRATION OF CUSTOMS OF THE PEOPLE'S REPUBLIC OF CHINA (GACC)
BBKK Soekarno-Hatta menerima kunjungan teknis (Technical Visit) dari delegasi The General Administration of Customs of the People's Republic of China (GACC) dalam rangka penjajakan kerja sama penguatan kapasitas surveilans dan respons kedaruratan kesehatan masyarakat di pintu masuk negara. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman kesehatan masyarakat lintas negara.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala BBKK Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, beserta jajaran, Ketua Tim Kerja Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, dr. Mirza Irwanda, serta Kepala BBKK Tanjung Priok, Dr. Anak Agung Ngurah Kusumajaya, beserta jajaran. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi dan kerja sama di bidang kekarantinaan kesehatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan dari Kepala BBKK Soekarno-Hatta mengenai tugas dan fungsi, sistem penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan, serta implementasi surveilans dan respons kedaruratan kesehatan masyarakat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sesi ini juga menjadi wadah diskusi dan pertukaran pengalaman mengenai strategi deteksi dini, mitigasi risiko, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi kejadian kesehatan masyarakat yang berpotensi meresahkan dunia.
Sebagai bagian dari technical visit, delegasi GACC melaksanakan peninjauan langsung ke area operasional di area kedatangan Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta untuk melihat implementasi pengawasan kesehatan di pintu masuk negara. Lokasi yang dikunjungi meliputi area thermal scanner, area parkir ambulans di apron, Dashboard All Indonesia sebagai sistem pemantauan dan pelaporan, ruang Pos Kesehatan, ruang observasi, serta laboratorium. Kunjungan lapangan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai alur pelayanan, mekanisme deteksi dini, hingga kesiapsiagaan BBKK Soekarno-Hatta dalam merespons kedaruratan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Indonesia dan Tiongkok dalam penguatan kapasitas surveilans, pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik, serta peningkatan kemampuan respons kedaruratan kesehatan masyarakat di pintu masuk. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya sistem kekarantinaan kesehatan yang adaptif, tangguh, dan berstandar internasional dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan global.