BELAJAR MEMAHAMI TANPA SUARA
BBKK Soekarno Hatta terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif, ramah, setara, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk bagi kelompok tuli dan penyandang disabilitas.
Sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang semakin inklusif, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Soekarno Hatta menyelenggarakan In House Training (IHT) Pelayanan Prima Menggunakan Bahasa Isyarat pada 28–30 September 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan kebutuhan komunikasi yang beragam.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan kebutuhan komunikasi yang beragam. Melalui pelatihan ini, para peserta diperkenalkan dan dibekali dengan pemahaman serta keterampilan dasar Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) yang dapat digunakan dalam situasi pelayanan sehari-hari.
Tidak hanya belajar mengenai gerakan dan kosakata dasar bahasa isyarat, peserta juga diajak memahami bagaimana membangun komunikasi yang efektif, sikap empati, kesabaran, serta pelayanan yang menghargai setiap individu.
Karena bagi kelompok tuli, komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi. Lebih dari itu, komunikasi adalah tentang bagaimana seseorang dapat merasa didengar, dipahami, dihargai, dan mendapatkan pelayanan dengan nyaman serta tanpa diskriminasi.
Pelatihan dilaksanakan dalam 3 batch, dengan melibatkan berbagai unsur petugas pelayanan di lingkungan BBKK Soekarno Hatta. Peserta berasal dari berbagai profesi dan unsur pendukung pelayanan, mulai dari dokter, perawat, tenaga laboratorium, petugas keamanan (security), cleaner, hingga petugas pelayanan lainnya.
Keterlibatan berbagai unsur petugas ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pelayanan yang lebih inklusif. Sebab, pengalaman masyarakat ketika menerima layanan tidak hanya ditentukan oleh petugas medis, tetapi juga oleh setiap orang yang berinteraksi dengan pengguna layanan sejak datang hingga meninggalkan area pelayanan.
Melalui kegiatan ini, BBKK Soekarno Hatta ingin menanamkan pemahaman bahwa pelayanan prima bukan hanya tentang memberikan layanan dengan cepat dan tepat, tetapi juga tentang kemampuan untuk memahami kebutuhan pengguna layanan, berkomunikasi dengan baik, menunjukkan empati, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi setiap orang.
Semoga ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga BBKK Soekarno Hatta semakin mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, inklusif, dan setara bagi seluruh masyarakat.
Karena setiap orang berhak mendapatkan pelayanan yang baik.
Dan terkadang, untuk memahami seseorang, kita tidak selalu membutuhkan suara. Kita hanya perlu kemauan untuk memahami.
Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Soekarno Hatta
Salam Sehat... Sehat Indonesiaku